Memelihara Hati "Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan karena dari situlah terpancar kehidupan." Amsal 4:23 Hati dapat diibaratkan seperti kaca: makin bening, makin tepat kita melihat realitas. Di bawah ini dipaparkan hal-hal yang dapat mengotori hati. Ketakutan: Kita melihat dunia sebagai tempat yang tidak aman dan manusia lain sebagai ancaman yang sewaktu-waktu dapat membahayakan kita. Kita menjadi terlalu berhati-hati dan tidak mudah percaya pada maksud baik sesama. Terhadap Tuhan pun kita bersikap sama. Kemarahan: Kita sakit hati dan ingin melampiaskan kemarahan kita pada siapa dan apa pun yang datang menghampiri kita. Kita melihat tindakan orang sebagai upaya untuk membuat kita marah dan akhirnya kita akan senantiasa menemukan alasan untk marah. Kecemasan: Kita melihat ketidakpastian dalam setiap aspek kehidupan; kita cenderung menyoroti sisi negatif dari segalanya. Kita gagal melihat yang baik karena hanya melihat sisi buruk. Kekuasaan: Kita haus akan kuasa dan melihat segala hal dari ukuran kuasa; kita memandang sesama sebagai pesaing yang harus kita taklukkan. Hidup akhirnya menjadi ajang pertarungan. Kenikmatan: Kita dikuasai oleh segala jenis kenikmatan yang memberi kelegaan sementara, misalnya seks, narkoba, harta. Ketamakan: Kita ingin memiliki lebih dan tidak pernah merasa cukup; kita cenderung mengeksploitasi orang demi keuntungan pribadi.
Prinsip Penjagaan Hati Tuhan meminta kita menjaga-karena jika tidak, unsur pencemaran akan mudah muncul. Akui, bila memang ada keinginan atau kebutuhan tertentu, namun perhatikan cara pemenuhannya. Jangan gunakan cara yang keliru. Hati yang bersih akan memancarkan air kehidupan; sebaliknya, hati yang kotor akan memancarkan air yang kotor. Firman Tuhan adalah air yang bersih, jadi isilah hati kita dengan Firman Tuhan. "Jawab Yesus kepadanya "Barangsiapa minum air ini, ia akan haus lagi, tetapi barang siapa minum air yang Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selamanya, Sebaliknya air yang akan Kuberikan kepadanya akan menjadi mata air di dalam dirinya yang terus menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal." (Yohanes 4:13-14)
Kisah curhatan seseorang …..
Dikala ku down dikau dateng dgn tangan lebar mendekap ku ( gaya Titanic neh ) , genggam tangan ku dengan erat seakan tidak kan kau lepaskan sedetik pun. Dikau menberikan perhatian, dukungan, semua nya deh…( ga usa detail deh…tar marah neh ).
Dikala bersama mu kurasa kan dunia berbeda ( waks…masuk dunia laen ), saat bersamamu kurasakan sangat indah, dikau bierkan diriku melayang2 bagai layangan di atas awan .
Dikala kau kangen ampe kebawa ke lagu inget diriku…jadilah lagu tuh lagu kita b2 ( apa tuh??..kasi tao donk…peyit loe…). Semua ini menbuat ku merasa terharu dan merasakan dihargain dan merasakan apa yang di sebutkan perhatian penuh seorang kekasih. ( ciehhhhhhhhh lehhhhhhhhhhhh ).
Dikala kau ucapkan kata2 mesra , diriku melambung ampe ke langit2 ( jebol ga? pake helm dunk…kacian langit na..jebol….tar dimarahin lho ma nyak…kakakka ).
Disaat ini kuinget saat2 kita b2 , saat seru2 kita, saat kita ucapkan slogan kita b2 ( cieh leh make slogan..cerita donk..was gue bocorin ke situ..mampus pan ), saat lagu tuh menjadi lagu wajib kita, saat dikau open ( open apa neh????? kasi tao donk…bier jelas dinkkk..), saat ku gigit telinga mu karena gemes ( HAH!!! SADIS AMIT!!!….IHHHHHH ), saat ku cium bao khas mu, diriku merasakan aliran darah yang lebih deras dr biasa na ( HAH!! apaan neh???…..deras? bocor??? ), tidak ada seorang pun yang menpunyai bao khas spt MU.
Disaat ini ku harapakan n selalu berdoa semua ini kan berlanjut sampe kakek nenek…( amin ) tanpa ada masalah kecil2 yg bisa mengganggu ….( nyamuk?? semprot aje BAYGON ..JAMINAN MUTU ..).
|
Menang dari Kebiasaan Buruk Bagaimana suatu kebiasaan buruk terbentuk?
Dampak kebiasaan buruk dalam hidup kita:
Mengapa kita sulit menghilangkan kebiasaan buruk?
Kiat-kiat untuk menghilangkan kebiasaan buruk yaitu:
"Karena itu matikanlah dalam dirimu segala sesuatu yang duniawi yaitu percabulan, kenajisan, hawa nafsu, nafsu jahat dan juga keserakahan, yang sama dengan penyembahan berhala. Semuanya itu mendatangkan murka Allah atas orang-orang durhaka. Dahulu kamu juga melakukan hal-hal itu ketika kamu hidup di dalamnya tetapi sekarang buanglah semuanya ini yaitu marah, geram, kejahatan, fitnah dan kata-kata kotor yang keluar dari mulutmu. Jangan lagi kamu saling mendustai karena kamu telah menanggalkan manusia lama serta kelakuannya dan telah mengenakan manusia baru yang terus menerus diperbaharui untuk memperoleh pengetahuan yang benar menurut gambar Khaliknya. Dalam hal ini tiada lagi orang Yunani atau orang Yahudi, orang bersunat atau orang tak bersunat, orang Barbar atau orang Skit, budak atau orang merdeka tetapi Kristus adalah semua dan di dalam segala sesuatu." Kolose 3:5-11 |
|
Menbentuk Kebiasaan Baik Pembentukan kebiasaan bisa dilakukan melalui beberapa cara misalnya:
Menilik contoh-contoh berikut, tampaknya kebiasaan adalah sesuatu yang dipelajari. Lalu adakah peran faktor bawaan di sini?
Kebiasaan baik yang perlu kita perhatikan dalam hidup:
Hambatan-hambatan untuk memperoleh kebiasaan baik:
Saran praktis untuk kita memperoleh kebiasaan baik:
"Bukan seolah-olah aku telah memperoleh hal ini atau telah sempurna kata Paulus, melainkan aku mengejarnya kalau-kalau aku dapat juga menangkapnya karena akupun telah ditangkap oleh Kristus Yesus. Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap bahwa aku telah menangkapnya tetapi ini yang kulakukan, aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus." Filipi 3:12-14 |
Kasih
Kasih diartikan menberikan sesuatu dari seseorang ke orang lain. Kasih yang paling populer di dunia manusia yaitu kasih sayang.
Kasih sayang seorang ibu terhadap anak na paling murni n paling agung dari semua kasih didunia ini.
Kasih sayang seorang bapa kepada anak na juga ampir sama kadar na tetapi dimana kasih sayang bapa tidak lah sekomplit ibu.
Kasih sayang seorang kakak kepada seorang adik na kadang2 bisa di tawarin seperti dagangan di pasar. Tergantung pada pribadi kakak dan adik na. Begitu sebalik na.
Kasih sayang seorang kekasih pujaan hati bisa berobah2 seperti musiman. Tetapi selalu berbalikan dgn musim. Mis : musim panas > kekasih malah bersikap menjauhin karena hawa panas. musim dingin > kekasih merapat karena dingin …cari pemanas…hehhehee palage musim winter…wuah bs nempel ga mao lepas…kakakaka
Kasih sayang seorang temen bagai formalin. Dimana tergantung dosis yang diberikan. Dosis rendah maka temen pd akhir nya cuma bisa say hi n bye. Dosis tinggi maka temen pd akhir nya tegang spt mayat.
Apabila di blg temen, aku mengasihimu tapi di belakang nusuk2..tuh nama na kasih sayang taik kucing…hehehe…ayokk sapa…tunjuk tangan ..ihhhhhh ga shaving…nusuk2 bulu kemoceng neh..kakkakakaakakakakkaa sekian & terima kasihhhhhhhhhh.
Bahagiakah anda?
Kesabaran adalah suatu berkat bagi seseorang
ketabahan adalah suatu hikmah bagi seseorang
Keteguhan adalah suatu toleransi bagi seseorang
Kebijaksanaan adalah suatu sikap yang terpuji bagi seseorang
Dihari yang menjelang pagi ini, tiba2 daku di pm seorang temen yang menyampaikan berita yang tidak menyenangkan. Dalam pikiranku yang cuek n EGP neh mulai berpikir , Kapan berakhir semua nya??? Masih tergiang kata2 bumbu dapur mulut seseorang yang cakep dan seksi( cabai lambai barengan ma F*** ), daku kaget ampe ga bisa mengucapkan kata2. Kebetulan lage makan Mc donald , ya keselek..nyumbet tengorokan ku…ampe ga bisa nelen…apa2an neh…lho lho…dipikir2 kadang ngakak sendiri…..yah ga bs ucapin apapun kecuali Mc donald yg keselek di tengorokan. N yang tidak ku mengerti….Napa dari seseorang yang cakep mulus seksi berjabatan dan terpelajar bisa keluar cabai lambai f*** type low???…sebandingkah dgn salah satu menu Mc donald yang ku ucapkan? Sampe kapan ini kan berakhir? Apa ga cape? Apa ga cukup sibuk? Semula mang ga mao tanggapin, EGP ah..neh masuk kring kring kring…..eit wakssssssssssssssssss ampun deh….and hentikan tuduhan yang ga beralasan tuh. Tlg baca blog ku DI SAAT INI KU KATAKAN YANG SEBENARNYA!!!!….BIER JELAS …OK???
Gitu aje, Kalo mang nurut mu menu Mc donald ga cocok seleramu, gue tarek kembali …SLRUPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPP…akkakkaka….n taokah??Cape jg lho terima pm dari sono sini laporin ..lama2 jg panas neh…buka ac dl ya…kakakkakaa
N tlg deh kring2 dihentikan….dan kalo ada kata2ku menyinggung " MAAFKAN DAKU " ok?? DAH…. GUE NGALAH DEH!!! DEMI SEMUA BERAKHIR!! SAMA2 ENAK GITU….PUCINK DEH…
Daripada berkelanjutan trs apakah anda bahagia??? Jika mang ada kesalahan apa salah na minta maaf dan saling maaf memaafin…neh dah mao puasa…kakkaakaka…Jadi ikut merayakan IDUL FITRI….terakhir sekali lage deh…MOHON MAAF LAHIR & BATHIN…OK????..
NYESEL???
PERNAH menyesal? Merasa percuma? Memang. Hanya menyesal memang percuma. Karena yang lebih penting adalah memperbaikinya.Siapa sih yang enggak pernah menyesal? Ada saja hal-hal yang bisa bikin kita menyesal setengah mati. Bayangkan, bagaimana enggak menyesal kalau sebenarnya ada banyak hal yang bisa kita lakukan seandainya kemarin kita buang waktu. Kita menyesal karena kurang optimal hingga kemampuan kita hanya begini-begini saja, padahal sebetulnya kita bisa lebih. Atau kita menyesal karena sudah melakukan sesuatu yang tidak seharusnya
Kenapa semua ini bisa terjadi? Kenapa penyesalan selalu datang terlambat? Klise banget ya ngomongin soal ini. Dampak buruk dari apa yang kita lakukan saat ini biasanya enggak pernah kita hitung. Ini terjadi karena ternyata kita lalai. Kelalaian yang sederhana begini ini yang akhirnya sering membuat kita kelimpungan
Kalau dirunut lebih jauh lagi ke belakang, ini semua terjadi karena ternyata kita tidak disiplin. Ada banyak hal yang ternyata mengganggu dan mengalihkan perhatian dari semua hal yang seharusnya menjadi pusat perhatian kita.
Gangguan-gangguan ini ternyata sanggup mengalahkan diri kita, membuat kita jadi tergoda dan akhirnya malah membuat kita melenceng dari yang seharusnya. Misalnya saja, saat muncul godaan-godaan itu, yang ada dalam hati kita malah penyangkalan dan pembenaran atas apa yang seharusnya kita lakukan meskipun kita tahu itu tidak seharusnya kita lakukan.
Salah enggak sih? Ya salah. Sedih enggak? Ya sedihlah.… Tapi kita kan enggak bisa terus-menerus bersedih. Walaupun penyesalan selalu datang terlambat, tapi bukan berarti kita boleh sedih sepanjang masa.
Namanya juga manusia. Pasti pernah bikin kesalahan. Jadi, melakukan kesalahan itu normal. Menyesal belakangan juga normal. Tapi, menjadi tidak normal ketika kita terlalu tekun menikmati penyesalan itu tanpa memikirkan jalan keluarnya. Tanpa bertekad untuk tidak mengulangi untuk yang kedua kalinya.
Tahu enggak, pada saat kita dihadapkan pada tawaran ngawur hal terberat yang perlu dilawan adalah diri sendiri. Karena kita yang paling tahu diri kita, maka kita jadi punya super banyak alasan untuk membenarkan apa yang kita lakukan. Kita jadi lupa pada rencana-rencana kita.
Alasan-alasan nakal yang kita buat sendiri inilah yang bikin kita menyesal nantinya. Ngaku deh, pasti pada saat kita sibuk berargumentasi pada diri sendiri saat akan melakukan kesalahan, hati kecil bilang, Jangan! Tapi kita jalan terus.
Semua sudah terjadi. Apa pun yang kita lakukan, kesalahan tetap kesalahan. Kita tidak akan pernah bisa mentolerir semua bentuk kesalahan yang sudah kita lakukan. Lantas apa dong yang bisa kita lakukan?
Terima dan akui bahwa kita memang melakukan kesalahan.
Kenali dan sadari apa kesalahan kita. Ini membantu kita untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama lagi.
Wake up, guys! Kesalahan yang telah lalu jangan jadi penghalang untuk memberi yang terbaik dari yang bisa kita berikan!
Tetapkan tujuan dan mulai melangkah dengan optimistis.
So, guys… bukan berarti kita jadi melegalkan semua kesalahan kita, lho. Semua yang salah tetap salah. Hanya saja kita harus punya keberanian untuk menatap hari esok, jangan terlalu lama menghabiskan waktu untuk sekadar menyesali semua kelalaian kita.
Yang penting kemudian adalah bagaimana kita bisa memanfaatkan pengalaman-pengalaman ini untuk mengembangkan diri menjadi diri yang lebih baik dalam hal pengendalian disiplin diri. Kalau kita bisa terpacu untuk menjadi lebih baik, pastinya tidak ada masalah yang tidak bisa kita atasi, bukan?
Sebenarnya semua godaan yang kita alami setiap hari itu membuat hidup kita lebih indah. Kalau kita berhasil mengatasinya, kita bakal jadi manusia hebat. Sepuluh tahun ke depan, dunia ini akan jadi lebih baik karena berisi orang-orang hebat.