My Diari

Orang yg bijak mempelajari byk perkara drpd musuhnya sendiri,lebih baik tuk mengetahui kelemahan & kegagalan sendiri drpd menuding kesalahan kepada pihak lain.

Sulit untuk mengampunin???

Filed under: HUMAN — brezeee at 7:24 am on Saturday, September 20, 2008

Roma 12:17a

* Janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan *

 

Roma 12:19b

* sebab ada yang tertulis: Pembalasan itu adalah hak-Ku. Akulah yang akan menuntut pembalasan, firman Tuhan *

 

Roma 12: 10

* Tetapi, jika seterumu lapar. Berilah dia makan; jika ia haus, berilah ia minum!*

 

Roma 12: 21

* Janganlah kamu kalah terhadap kejahatan, tetapi kalahkan kejahatan dengan kebaikan!*

 

Semua yg tertulis diatas membicarakan ttg pengampunan. Kerap begitu kita disakiti, mk satu kata yg cpt muncul dibenak adlh pembalasan. Terkadang kita masih bisa dgn tenang menghadapi musuh, tapi bukan berarti kita diam n memaafkan, melainkan mulai berpikir n menyusun pembalasan yg kalo bisa akan lbh jauh, lbh menyakitkan. Ada rasa puas bila bisa menjatuhkan musuh dihadapan umum. Reaksi lain bila disakitin adalah diam.

 

Mendiamkannya, menganggapnya tdk pernah ada. Dgn tahan diam n tdk memperhatikannya dlm jangka wkt lama jk tdk dpt membalasnya. Meskipun duduk di depan, menganggapnya tdk ada, tdk pernah bicara, tdk pernah melihat padanya, tdk pernah memperhitungkan keberadaannya. Tampaknya perlakuan ini jauh lbh menyakitkan baginya daripada mencaci maki atau memukulnya. Dgn mencaci maki atau memukul, berarti masih memperhitungkannya. Tapi dgn mendiamkan, telah menghilangkan adanya, pribadinya.

 

Dlm pergaulan sering terjadi salah paham. Entah pihak mana yg benar n salah. Salah paham bisa berkembang menjadi konflik terbuka. Dari sinilah mulai tumbuh sakit hati n dendam.

 

Ayat2 diatas mengingatkan ttg sebuah pengampunan. Pembalasan adlh hak Allah. Allah akan adil dlm melakuan tindakanNya, namun Allah sering begitu lama untuk berbuat. Hal ini bisa di temukan dlm mazmur. Pemazmur berkeluh kesah pd Allah mgp Dia membiarkan org jahat berkuasa, sebaliknya pemazmur yg tlh mengikuti jalanNya, dilanda derita. Mgp Allah membiarkan org jahat menindas org yg benar? Melihat musuh dpt bergembira sdg yg merasa benar harus menanggung derita, membuat rasa ingin balas dendam semakin kuat. Tetapi tdk sekalipun ada permohonan kepadaNya untuk kecelakaan seseorang.

 

Doa ini tidak pantas. Allah melihat apa yg jahat dan baik. Dia menimbangnya secara adil, tdk perlu berdoa meminta padaNya untuk menghukum seseorang. Tdk pantas menghadap Allah dgn membawa dendam. Bukanlah seorang anak kecil yg merengek pd Allah untuk membalas sakit hati spt merengek kpd orang tua atau kakak untuk membalas sakit hati. Semua di selesaikan sendiri n merancang sendiri pembalasan dendam tanpa memperhitungkan Allah dlm soal membalas dendam.

 

Ayat2 diatas kuat mengingatkan bhw sampai balas dendampun hendaknya diserahkan pd Nya. Tapi bgmn jika Allah tdk bertindak? Kembali diingatkan Injil ttg penghakiman ( Matius 7:1-5 ).

 

Jikalau menghakimi seseorang maka akan dihakimi. Lebih parah lagi ukuran yg kita gunakan akan digunakan pula untuk menghakimi kita. Misalnya kalau seseorang bersalah lalu kita mencaci makinya, maka kita akan melakukan kesalahan yg sama, kita akan di caci maki. Dlm perikop itu dijelaskan bhw sering kita melihat selumbar dimata saudara2, tapi tdk melihat balok yg ada di mata sendiri.. Memang kerap begitu mudah untuk menghakimi seseorang, sebab merasa diri benar, bebas dari kesalahan, maka mudah menyalahkan.

PertanyaanNya, benarkah kita bebas dari kesalahan? Jelas tdk. Lalu mengapa menghakimi? Sebab dia menyakiti hatiku. Tuhan bertanya lagi, apakah kamu belom pernah menyakiti hati sesama? Lalu penghakiman apa yg tlh kamu terima?

 

Jelas disini kehilangan argumen, ya..mang kita semua tdk luput dari kesalahan, dan tdk pantas menghakimi dan merancang balas dendam.

 

Paulus mengatakan , bahwa pengampunan tdk cukup dgn tdk membalas dendam, melainkan lebih jauh adlh mulai mengasihinya kembali. Memang tdk bisa membuang kenangan yg menyakitkan, sebab apa yg telah tertanam di otak tdk mudah di buang begitu saja. Otak bukan hard disk computer, yg seperti file atau program yg bisa langsung didelete dan tdk ada bekasnya lagi. Hanya bisa menutup. Pengampunan selain menutup kesalahan juga mengandung pengharapan.

 

Suatu ilustrasi yg menceritakan asep, seorang anak jalanan yg sangat marah pd wandi, temannya sebab mencuri uangnya. Asep mengecam akan memukul dan memotong jari wandi jika bertemu nanti. Keesokan harinya wandi datang dgn wajah kuyu krn lapar. Melihat wajah wandi yg kuyu, asep langsung bertanya apakah wandi sudah makan atau belum? Ketika wandi mjwb belum, asep mengajaknya makan.

 

Suatu bentuk pengampunan yg sangat indah. Jika asep yg anak jalanan, tidak pernah membaca ajaran pengampunan kristiani, mampu melakuan hal itu..mengapa kita yg berpendidikan dan berjabatan tidak mampu melakuannya???

 

Matius 6:14

* Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang. Bapamu yg disorga akan mengampuni kamu juga. Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu *

 

Gbu all….

 

 

 

 

Manusia dan Pilihan Hidup

Filed under: Uncategorized — brezeee at 11:55 am on Saturday, July 19, 2008

Tuhan yg Maha baik memberi kita rejeki,

ttp kita harus menjemput utk mendapatkannya.

Dmkn jg jika kita terus menunggu waktu yg tepat..

mungkin kita tdk pernah mulai.

Mulailah sekarang…

mulailah dimana kita berada sekarang dgn apa adanya….

Jgn pernah pikirkan kenapa kita memilih sesuatu utk

dicintai,…

Tapi sadarilah bhw cinta lah yg memilih kita utk

mencintainya…

Maka tentukanlah pilihanmu utk masa depanmu !!!!!.

GBU all…..

The Servant of God - Akar kepahitan

Filed under: Uncategorized — brezeee at 12:54 pm on Wednesday, April 9, 2008

THE SERVANT OF GOD adlh kisah cerita sorg pelayan di dlm sebuah gereja. Sesuai nama jabatannya, "THE SERVANT", maka pelayan ini benar2lah sorg pelayan yg tdk mencari popularitas. Kerjaannya benar2 mengabdi pd pelayanan Tuhan. Dimana Tuhan membentuknya dan menginginkannya, ia siap melaksanakannya.

Sifatnya low profile dan tidak ada seorang jemaat pun menganggapnya. Ia memang tidak layak di hadapan manusia.

Namun, hasil jerih payahnya justru berharga sekali di mata Tuhan. Semakin THE SERVANT ini dipakai oleh pelayanan pekerjaan Tuhan, semakin juga THE SERVANT harus menjadi tidak layak di hadapan manusia.

Biarlah Tuhan yang menilai… Upahmu besar di surga… (Lukas 6:23)

Jemaat yang biasa kulihat rajin mengunjungi ibadah pada hari Minggu itu, tidak kelihatan lagi batang hidungnya. Mataku menjelajah seluruh ruangan. Mencari-cari ke pelosok dan segala arah, ke bangku-bangku gereja yang panjang itu.

Tidak ada… Dia tidak kelihatan… Begitu pula biasanya dimana dia duduk. Di pojokan kanan baris belakang.

Hatiku bertanya-tanya, kemana dia. Walau gereja kami tidaklah kecil, malahan bisa dibilang cukup besar, namun aku selalu berusaha mengingat jemaat-jemaat yang datang ke gereja yang kulayani itu.

Aku menghampiri Pendeta Seniorku, Pdt. Ibrahim. "Maaf, pak pendeta.

Saya sudah tidak melihat lagi Bapak Danu dalam kebaktian ibadah raya hari Minggu," kataku mengingatkannya.

"Oh ya ?" tanyanya. Aku mengangguk dan menunggu reaksi apa yang akan diberikan Pdt. Joey.

Sembari tersenyum, ia menepuk pelan pipiku dan berkata,"Kau pemerhati yang baik…"

Ia mengajakku ke belakang mimbar dan duduk di meja yang panjang, seraya menarik selembar kertas dari beberapa tumpukan map. "Ini surat pelawatan. Kunjungilah dia.

Kamu tahu alamatnya ?" tanyanya sambil mengetikkan nama Bapak Danu pada secarik kertas itu. Aku mengingat-ingat kembali.

Sudah lama tak kukunjungi dia. Terakhir kali, aku berkunjung ketika aku dan pendeta senior yang lain, Pdt. Andreas W, melawat anaknya yang jatuh sakit. Ketika itu dia sedang bergairah dalam pelayanannya kepada Tuhan.

Tapi aku tak mengerti, mengapa iman Bapak Danu diuji sedemikian rupa. Hingga… anaknya meninggal dalam pelayanan Bapak Danu yang lagi di puncaknya. Tapi Bapak Danu tidak memaki Tuhan. Dia kelihatan tabah.

"Saya masih ingat, pak pendeta…" Pdt. Ibrahim tersenyum, dia lalu mencap stempel pada amplop surat yang diberikannya kepadaku. Perjalanan ke rumah Bapak Danu lumayan jauh ditempuh oleh kendaraan umum.

Sangat bertolak belakang dengan perjalanan pulang ke rumahku, rumah Bapak Danu seperti terletak di ujung bumi. Tapi dia jemaat yang taat dan setia.

Selalu hadir dalam acara rohani yang diselenggarakan oleh gereja, bukan saja kebaktian hari Minggu. Perjalanan yang memakan waktu 3 jam, akhirnya aku sampai juga di depan rumahnya. Rumahnya biasa-biasa saja. Tidak ada keganjilan apapun.

Aku memijit bel pintunya. Sekali… tidak ada jawaban. Dua kali… juga tidak ada… Hingga sampai lima kali… Aku memutuskan untuk balik ke gereja saat tidak ada seorangpun di rumah itu, ketika tiba-tiba pintu rumahnya terbuka.

Ku menoleh dan kulihat Bapak Danu dalam keadaan yang sukar dilukiskan. Tampangnya seperti menyimpan kesedihan yang amat dalam. Kupikir mungkin anak yang satu-satunya itu menjadi beban pikirannya.

"Ada perlu apa ?" tanyanya ketus. Aku mencoba bersahabat, dan melemparkan senyumku.

"Maaf, mengganggu, pak… aku hanya ingin melawat bapak… Kelihatannya pak Danu sudah lama tidak beribadah lagi.

Dan saya juga mengirim surat lawatan dari pak Ibrahim untuk bapak…"

"Huh ! Untuk apa !" serunya.

"Maaf, pak… Bapak tidak mau menerima juga tidak apa-apa.

Tapi saya sudah cukup senang melihat bapak dalam keadaan baik dan sehat walafiat."

Seketika itu juga ia merasakan ada seseorang yang begitu memperhatikannya. Dia lalu menepuk bahuku dan menyuruhku masuk.

"Maaf, dik… Bapak sungguh menyesal tidak bisa kebaktian di gereja anda lagi. Seumur-umur bapak tampaknya tidak akan pernah bisa beribadah disana lagi…"

"Ada yang bisa saya bantu, pak ?" tanyaku berusaha menolongnya sebisa mungkin.

"Mungkin ada saatnya bapak pindah gereja…

" "Loh ? Kenapa, pak ? Bukankah pelayanan bapak di gereja sangat membantu perkembangan gereja baik untuk gereja maupun bapak sendiri…" kataku keheranan.

"Ya… kau tahu, bapak sangat sakit hati…

" "Maaf, pak… Saya sangat lancang, tapi kalau saja saya boleh tahu apa yang menyebabkan hal itu ?" kataku perlahan-lahan agar tidak menyinggung perasaannya.

"Kau tahu… bapak sudah berkorban banyak… Bapak juga tidak setengah-setengah melayani Tuhan. Bapak ingin sungguh-sungguh melayaniNya. Walau anak bapak dalam keadaan sakit, bapak menyerahkan semuanya kepada Tuhan. Tapi kau tahu apa yang bapak dapatkan ? Anak bapak meninggal…"

"Jadi… bapak kecewa terhadap Tuhan ?" tanyaku.

Dia menggeleng,"Bukan hal itu… Tapi ada seseorang jemaat disana menudingku dengan suatu hal yang sakit. Katanya aku mau pamer rohani lah… Pamer iman dan segala macam. Bayangkan, betapa sakitnya hati kamu kalau juga merasakan hal itu." Seketika itu juga matanya berkaca-kaca. Dia kelihatan menyesal sekali mengapa bisa diperlakukan sedemikian itu, padahal dia bersungguh-sungguh dalam pelayanannya.

"Jadi… bapak ingin meninggalkan gereja kita karena hal itu ?" Dia mengangguk,"Iya, nak… Bapak tidak mau melihat dia lagi di gereja bapak. Makanya apabila tiap Minggu, bapak ketemu dengannya, hati bapak sangat sakit sekali, nak. Dengan terpaksa, bapak melakukan semuanya ini…"

"Wah, sayang sekali, pak… Padahal bapak sudah berbuat banyak bagi gereja kita sendiri. Pak, bukannya saya menggurui. Memang tudingan itu menyakitkan. Saya juga bisa memahami apabila saya berada dalam kondisi bapak. Saya mengerti bapak yang sudah kehilangan anak bapak, harus menerima tudingan yang tak berdasar itu. Tapi bapak harus tahu… Semakin bapak dalam melayani Yesus, semakin besar cobaan yang bapak terima. Bapak harus siap panggul salibNya itu. Memang akar kepahitan itu susah sekali dihapuskan… Saya pernah mengalami hal seperti bapak. Tapi apakah akar kepahitan itu harus dipendam begitu saja ?

Tidak, pak… Apakah bapak pikir dengan pindah gereja, hal itu akan terselesaikan ? Tidak… Bila di gereja baru bapak mengalami hal yang serupa, bapak pasti akan menerima akar kepahitan yang lebih parah lagi…"

"Ya, apa yang harus bapak lakukan, nak ?" "Mungkin saja bapak masih menyimpan akar pahit ini, tapi dia yang telah menyakiti hati bapak sudah melupakan semuanya itu, kan bapak merasakan tidak enak, kan ? Sementara dia ? Dia enak-enak saja kan, tidak mengingat lagi apa yang dia telah lakukan… Minta Tuhan mengangkat akar kepahitan ini… Doakan orang yang menuding bapak…

Ampuni dia, pak. Bapak harus belajar mencoba mengampuninya…" Sekonyong-konyong matanya menumpahkan air mata. Ia merangkulku dan membisikkan kata terima kasih karena telah menguatkannya. Aku mengajaknya untuk berdoa bersama. Untuk melupakan semua akar kepahitan yang membelenggunya.

Minggu depan, kulihat Bapak Danu kembali hadir di gereja dengan muka yang ceria dan motifasi yang menggebu-gebu untuk melayani Tuhan kembali.

Ah… terima kasih, Tuhan… Kita pernah mengalami semua hal diatas. Akar kepahitan yang membikin kita menjadi kendor melayani Tuhan. Semoga kalian yang masih menyimpan akar kepahitan bisa belajar mengangkat akar kepahitan kalian itu.

Jangan takut kalau masih belum bisa. Minta tolong pada Yesus untuk mencabutnya tuntas.

Serahkan pada pertolonganNya… Puji Tuhan…

- Jagalah supaya jangan seorangpun menjauhkan diri dari kasih karunia Allah, agar jangan tumbuh akar yang pahit yang menimbulkan kerusuhan dan yang mencemarkan banyak orang. (Ibrani 12:15) -

Disajikan oleh : Freedi Djajadi

Sebuah kata maaf

Filed under: Uncategorized — brezeee at 2:34 am on Saturday, March 22, 2008

Luk 23:34 Yesus berkata: “Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat.”

Eph 4:32 Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu.

Ketika kita berbuat salah terhadap seseorang, biasanya apa yang harus kita lakukan? Seperti biasa tentunya kita harus meminta maaf. Tetapi bagaimana jika ada seseorang yang menyakiti perasaan kita tetapi dia tidak meminta maaf, maka apa yang harus kita lakukan? Jika kita memberi maaf tanpa harus menunggu dan menuntut permintaan maaf darinya, Itu baru luar biasa!

Itulah yang dilakukan oleh Tuhan kita ketika Dia menderita di salib pada salah satu perkataan salibNya yang terkenal (Luk 23:34).Di situ dijelaskan bahwa Tuhan Yesus sudah terlebih dahulu mengampuni khususnya kepada orang-orang yang menyalibkan dia. Sikap proaktif Yesus inilah yang seharusnya kita teladani juga di dalam kehidupan kita sehari-sehari ketika seseorang berbuat salah terhadap kita.Dalam Efesus 4:32 juga dikatakan alasan mengapa kita harus mengampuni yaitu bahwa Tuhan terlebih dahulu telah mengampuni kita oleh karena itu kita juga harus saling mengampuni dengan yang lain.

Janganlah ragu untuk meminta maaf karena kita pada dasarnya juga adalah manusia berdosa dengan cacat dan cela. Janganlah merasa rugi untuk memberi maaf karena Tuhan Yesus telah terlebih dahulu memaafkan kita.

Sungguh hidup ini begitu indahnya jika kita saling memaafkan satu dengan yang lain. Dan begitu leganya jika kita sudah bisa saling mengampuni antara satu dengan yang lain. Jangan keraskan hati, kita tidak akan rugi jika kita meminta maaf dan memaafkan seseorang. Percayalah, maaf bukan sekedar kata-kata tetapi jauh lebih itu dan mempunyai efek yang luar biasa.

Gbu all………….

Pengennnnnn

Filed under: Uncategorized — brezeee at 4:04 am on Sunday, October 28, 2007

pengen banget bisa egois pikirin diri sendiri
pengen banget bisa ngga mikirin orang lain
pengen banget bisa ngga peduli sama apa kata orang
pengen banget bisa memperlakukan orang lain sesuai emosiku sendiri, sesuai egoku sendiri
pengen banget bisa bertindak sesuai apa yang aku mau

pengen banget aku ngga usah susah-susah mengerti pikiran orang
pengen banget aku ngga usah susah-susah bertindak yang bisa memuaskan semua orang
pengen banget bisa seenaknyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa

tapi ngga bisa,,,
aku kan manusia
orang lain juga manusia
manusia kan ngga akan bisa hidup sendiri
manusia kan selalu butuh satu sama lain

jadi,,
aku seharusnya bisa memikirkan orang lain juga
aku seharusnya bisa sabar menghadapi orang lain
aku seharusnya bisa ngga egois mikirin diri sendiri
aku seharusnya bisa berlaku baik sama SEMUA orang
aku seharusnya bisa berlaku ngga seenaknya sendiri

tapi,,,
gimana kalo orang lain juga bertindak seenaknya
gimana kalo orang lain juga egois

ya aku seharusnya bisa ngalah, nrima, dan ngerti
manusia kan emang tempatnya salah dan khilaf
manusia kan emang ngga selamanya bener
dan aku seharusnya bisa jadi manusia yang pemaaf

emang susah jadi manusia
emang susah jadi makhluk sosial
emang susah jadi D E W A S A

…sigh…

(sekalian deh minta maaf sama pembaca, kalo2 selama ini kadang orang masih suka childish, dan ngga dewasa, namanya juga anakecil yang susah banged bisa jadi dewasa, hehe ^_^)

Teruntuk…

Filed under: Uncategorized — brezeee at 1:02 am on Monday, September 24, 2007

Teruntuk…

Yg masih single ,

Cinta ibarat kupu-kupu, makin kau

kejar, makin ia menghindar. Tapi bila

kau biarkan ia terbang, ia akan

menghampirimu disaat kau tak

menduganya.

Cinta bisa membahagiakanmu tapi sering

pula menyakiti, tapi cinta itu hanya

istimewa apabila kau berikan pada

seseorang yang layak menerima.

Jadi……tenang-tenang saja,

jangan terburu-buru dan pilihlah yang

terbaik.

Teruntuk yang……

RAGU-RAGU DENGAN PERNIKAHAN,

Cinta bukannya perkara mencari

seseorang yang "Sempurna", tetapi

menemukan sesorang yang bisa

menjadikan dirimu sempurna.

Teruntuk yang……..

PLAYBOY/PLAYGIRL,

Jangan katakan "I Love u" bila

tidak benar-benar peduli. Jangan

bicarakan soal-soal perasaan bila

itu tidak benar-benar ada. Jangan

kau sentuh hidup sesorang bila kau

hanya berniat main-main

dengannya. Jangan menatap kedalam

mata bila yang kau kerjakan hanya

berbohong. Hal terkejam yang bisa

dilakukan adalah membuat seseorang

jatuh cinta, padahal kau tidak

berniat sama sekali untuk menerimanya

saat ia terjatuh…….

Teruntuk yang…..

SUDAH MENIKAH,

Kalau cinta jangan katakan "ini

salahmu!" tapi "Maaafkan aku ya!"

Jangan juga katakan "Kau dimana?"

melainkan "Aku disini, kenapa!"

bukan "Kok bisa sih kamu begitu?"

or " kog kamu gt sih??" (hahhahaa jd inget ssorg)

tapi "Aku ngerti….."dan juga

bukan "Seandainya kau……." akan

tetapi "Terimakasih ya…….."

Teruntuk yang……….

BERTUNANGAN,

Tolak ukur saling mencocoki

bukanlah berapa lamanya waktu yang

kalian habiskan bersama, melainkan

betapa baiknya kebersamaan anda

berdua

Teruntuk yang……

PATAH HATI,

Sakit……….patah hati……..

Bertahan selama engkau

menginginkannya dan akan mengiris

luka sedalam engkau membiarkannya,

tantangannya bukanlah bagaimana

bisa mengatasi rasa itu, melainkan

apa yang bisa diambil sebagai

pelajaran dan hikmahnya.

Teruntuk yang………

BELUM PERNAH JATUH CINTA,

Bagaimana kalau jatuh cinta? Mau

jatuh jatuhlah tapi jangan sampai

terjerumus, tetaplah konsisten?

tapi jangan terlalu ngotot,

berbagilah dan jangan sampai

sekali-kali tidak fair,

berpengertianlah dan cobalah untuk

tidak menuntut, siap-siaplah

untuk terluka dan menderita tapi

jangan kau simpan semua rasa

sakitmu jika itu benar-benar kau alami

Teruntuk ,

YANG INGIN MENGUASAI,

Hatimu patah melihat yang kau

cintai berbahagia dengan orang lain,

tapi akan lebih sakit lagi

mengetahui bahwa yang kau cintai

ternyata

tidak berbahagia denganmu

Teruntuk yang………

TAKUT MENGAKUI,

Cinta menyakitkan bila kau

putuskan hubungan dengan seseorang tapi

lebih sakit lagi bila seseorang

memutuskan hubungan denganmu, tapi

cinta paling menyakitkan bila

orang yang kita cintai sama sekali

tidak mengetahui perasaanmu

terhadapnya.

Teruntuk yang……..

BERTAHAN MENCINTAI SESEORANG YANG SUDAH

PERGI,

Hal paling menyedihkan dalam hidup

ialah bila kau bertemu seseorang

lalu jatuh cinta hanya kemudian

pada akhirnya menyadari bahwa dia

bukanlah jodohmu dan kau telah

menyia-nyiakan bertahun-tahun untuk

seseorang yang tidak layak. Kalau

sekarang ia sudah tidak layak 10

tahun dari sekarang pun ia juga

tak akan layak. Biarkan dia pergi,

lupakanlah……ok???? jiahahhahhaaa…bubyeeeeee muh muh muhMonkey_kiss_1

Idup ini harus di rencanakan???

Filed under: Uncategorized — brezeee at 10:39 am on Wednesday, August 1, 2007

Semakin deket ke masa transisi dari 20-21 n hal2 laen yg menyangkut transisi idupku yg lbh ber’pengaruh’ drpd ultah sendiri, g makin bnyk mikir.

Mikir napa idup hrs ampe segitunya direncanakan? apa segitu pentingnya punya rencana? apa guna rencana kalo pd akhirnya, rencana tinggal rencana? yah kan? I used to be this person who believed in long-term plans, (dulu: percaya abis lulus kuliah kmdn nikah! haha! *lha sekarang mah, kgk mungkin! =p*) krn pernah segitu percayanya ma rencana ms depan tp toh akhirnya bubar, yah jadi berubah haluan pemikiran dong!

I’ve become a person without any long-term plans. i know this sounds horrible to some of u, but believe me, i’m ok with it- fact: i love it! haha!

Now, bagiku idup adlh idup yg hrs dijalani dgn hati yg ringan tanpa beban, tanpa embel2 "ntar gini kan?" n tanpa "ntar abis ini apa?"

Wat next? is a good question, but not so much for me, though. it’s just that i like the way i live my life today. n believe me, i do have plans… but not so much like, in last years time i’ll…ehemmm…heheheee

I don’t expect ppl to be in the same line as i do, but at least i’ve said it out.

I don’t plan on life. I live on life. =) peaceeeee > __ 0

Arti Hidup ini!!

Filed under: Uncategorized — brezeee at 1:49 am on Monday, July 16, 2007

Hidup berarti, tantangan yg hrs dihadapi.

Hidup berarti, perjuangan yg hrs dimenangkan.

Hidup berarti, kesusahan yg hrs dihadapi.

Hidup berarti, rahasia yg hrs digali.

Hidup berarti, tragedi yg hrs direfleksikan.

Hidup berarti, kegembiraan yg hrs disebarkan.

Hidup berarti, cinta yg hrs dinikmati.

Hidup berarti, tugas yg hrs dilaksanakan.

Hidup berarti, romantika yg hrs dirangkul.

Hidup berarti, resiko yg hrs diambil.

Hidup berarti, anugerah yg hrs dipergunakan.

Hidup berarti, impian yg hrs diwujudkan.

Hidup berarti, perjalanan yg hrs diselesaikan.

Hidup berarti, janji yg hrs dipenuhi.

Hidup berarti, keindahan yg hrs dikagumi.

Hidup berarti, pertanyaan yg hrs dijawab.

Hidup berarti, kesempatan yg hrs dipakai.

Hidup berarti, persoalan yg hrs dipecahkan.

Hidup berarti, kesulitan yg hrs dikalahkan.

Hidup berarti, kekecewaan yg hrs diatasi.

Hidup adlh rahmat yg hrs dipelihara, dicinta, dikembangkan, disyukuri dan diwartakan.

Marilah bangkit dan bergeraklah sekarang juga.

GBU all…

Arti Hidup!!!

Filed under: Uncategorized — brezeee at 1:44 am on Monday, July 16, 2007
Hidup adlh jalinan kehidupan yg diwarnai serba kebetulan. Kebetulan kita diberi hidup, kebetulan kita pny teman n kebetulan kita ada wkt tuk saling berbagi, n akhirnya kebetulan kita bs memaknai hidup kita.
Jgn sia2kan hidup kita, jgn sia2kan pula hidup org laen. Berilah makna hidup ini kpd diri sendiri, kel kita, org yg kita cintai, n kepada sapapun yg menghargai arti suatu kehidupan.
Hidup adlh masalah pilihan.Memilih tuk bahagia ato tuk sengsara. Memilih tuk dipulihkan ato tuk menyimpan kepahitan. Memilih tuk mengampuni ato tuk mendendam.
Hidup adlh masalah pilihan.Kebahagiaan semu bisa kita dapatkan, yg sejati tak jauh dari jangkauan. Cinta kasih jg bisa kita miliki, namun dendam n amarah jg bisa kita alami.Persahabatan nan indah bukan impian, pengkhianatan n kepahitan mungkin kita dapati.
Hidup adlh masalah pilihan.Mengenai bgmn kita menjalani hidup. Mengenai bgmn kita menghabiskan slrh wkt. Mengenai bgmn kita mencapai impian. Dan mengenai bgmn kita memandang kehidupan.Ada org yg menganggap kehidupan sbg angin yg berhembus. Byk yg dtg n yg pergi. Tak dpt ditebak, n tak dpt diselami.Ada pula yg menganggap kehidupan sbg medan peperangan. Dimana ia hrs berjuang tanpa henti. Tanpa kedamaian di hati.Sementara yg laen menganggap kehidupan sbg kutuk dr Yg Mahakuasa. Hidup tak lagi berarti bg dirinya. Ratap tak pernah jauh dr mulutnya. Air mata mengalir siang dan malam, sebab hanyalah duka nestapa yg ada.
Namun…Org yg berbahagia menganggap kehidupan sbg suatu emas yg mulia. Harta nan sangat berharga. Anugrah Ilahi yg tak tertandingi.Dijalaninya hidup, dgn asa dan impian. Bjln dlm jln Sang Pencipta. Berserah sepenuhnya. Melangkah setapak demi setapak. Sampai didapatinya mahkota kemuliannya.
Hidup adlh masalah pilihan. Yg manakah yg kita pilih?Tanyalah pd diri sendiri.Dan jalanilah hidup kita…..
Marilah kita saling berbagi untuk sesama kita.
GBU all……

Terima Kasihhhhhhh

Filed under: Uncategorized — brezeee at 6:21 am on Wednesday, July 11, 2007

Thx 4 all my friends….dah temenin gue selama diindo…. *thx yg tlh jemput gue ( @ wl ) * …. * thx + tayankku bt dar2 ku * dar, take care ya…hiks3x..miss u dar36_4_10_2 ….thx donna….thx jon….thx nana….thx semuanya….kalian beneran temen2 bagiku…. * thx khusus bt deg2 * ….yg telah nemenin gue kemana aje…dianter jemput kemana2…ditraktir makan2 ..yumieeeeeee…i’m always miss u all….thx semuanya deh….( gilez,juan,pipin,isan,duck,piyuz,saka,kebo plus plus…hehehhee ) yg lupa disebut nama na…sorry ya…sorry banget…beneran ga inget..

Yang terakhir ketemu lage…setan ketemu setan…hahhaha…thx tan & emil….ga tao kapan lg ketemu….taon depan kali ya….ato 2 taon lg…hehehhe…

Beneran senang deh gue selama diindo…meskipun mungkin gue lakuin kesalahan ga disengajain….sorry ya temen2 ku…krn harap maklumin gue org na agak selebor..ceplas ceplos..hehehhe

kl anda2 marah berarti anda ada masalah..hahhahaa.. joke frenz..!!

Keep in touch all my frenz…love u all…!!! will be miz uuuu alllll !! Smilies0974

Next Page »